Sabtu, 02 Januari 2021

REVIEW JURNAL


Judul : Nilai Ekonomi Hutan Mangrove Di Desa Mojo Kecamatan Ulujami Kabupaten Pemalang

Jurnal : Diponegoro Journal Of Maquares

Volume Dan Halaman : Volume 4 Nomor 3 dan  Halaman 204-213

Tahun : 2015

Penulis : Ayu Dwi Purnamawati, Suradi Wijaya Saputra, Dian Wijayanto

Reviewer : Dewi Adinda (181201080)

Tanggal : 6 Desember 2020

Tujuan Penelitian :

Penelitian bertujuan untuk mengetahui secara ekonomi nilai manfaat langsung, manfaat tidak langsung dan nilai ekonomi total dari sumberdaya hutan mangrove di desa mojo, kecamatan ulujami, kabupaten pemalang.

Subjek Penelitian :

Subjek penelitian ini adalah masyarakat di sekitar hutan mangrove yang mengerti dan mengetahui kondisi kawasan hutan mangrove di Desa Mojo.

Assemen data :

Menggunakan data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui pengamatan langsung terhadap lokasi penelitian baik yaitu dengan wawancara terhadap warga Desa Mojo dengan alat bantu kuesioner. Data sekunder ini diambil melalui studi pustaka yaitu pengumpulan data-data laporan yang diperoleh dari instansi terkait di Kabupaten Pemalang seperti BAPPEDA Pemalang, Dinas Pertanian dan Kehutanan Pemalang, Dinas Kelautan dan Perikanan Pemalang, Kantor Lingkungan Hidup Pemalang, dan kelompok pengelola mangrove Desa Mojo “Pelita Bahari”.

Metode Penelitian :

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Metode yang menggambarkan potensi kawasan hutan mangrove di desa mojo melalui valuasi ekonomi ekosistem mangrove dengan mengunakan purposive sampling method, yaitu metode pengambilan sampel yang memiliki pertimbangan bahwa responden yang dipilih adalah mereka yang mengerti dan mengetahui kondisi kawasan hutan mangrove di desa mojo.

Langkah Penelitian:

Responden yang dipilih adalah mereka yang mengerti dan mengetahui kondisi kawasan hutan mangrove di Desa Mojo. Jumlah responden yang diambil adalah 48 orang. Wawancara dilakukan dengan masing-masing respoden dengan menggunakan kuisoner untuk memperoleh perkiraan nilai ekonomi yaitu: manfaat langsung, manfaat tidak langsung, manfaat pilihan, dan manfaat keberadaan dari hutan mangrove di Desa Mojo.

Hasil Penelitian :

Nilai ekonomi manfaat langsung hutan mangrove desa mojo, yang dimanfaatkan masyarakat setempat, meliputi: a) perikanan tangkap: pencari kepiting dan nelayan menggunakan perahu; dan b) perikanan budidaya: udang vaname, ikan bandeng dan kepiting soka. Diperoleh nilai ekonomi total manfaat langsung per tahun Rp 200.364.004.000,00. Nilai ekonomi manfaat tidak langsung dari hutan mangrove desa mojo yang diestimasi melalui biaya pengganti, yaitu: a) sebagai penahan abrasi; b) pemecah gelombang; dan c) penyedia unsur hara diperoleh nilai total manfaat tidak langsung per tahun Rp 18.953.232.310,00; dan nilai manfaat ekonomi total hutan mangrove desa mojo yang diperoleh hanya dari sebagian jasa-jasa yang diambil dalam penelitian sebesar Rp 219.410.973.910,00 per tahun dengan luas hutan mangrove 72 ha dan luas lahan tambak seluas 327 ha.

Kekuatan :

Metode yang digunakan berupa kuisioner merupakan metode yang mudah untuk dilakukan dan juga penulis menjelaskan secara rinci nilai ekonomi apasaja yang diperoleh dari hutan mangrove tersebut.

Kelemahan:

Kelemahan dari peneltiian ini adalah pada bagian hasil penelitian tidak menjabarkan perhitungan dari metode yang dipakai secara rinci.

Kesimpulan:

Kesimpulan dari penelitian ini adalah hasil penelitian dapat memberi informasi pentingnya mengetahui keberadaan ekosistem mangrove untuk kebutuhan kehidupan dari aspek ekologi dan ekonomi dan Sebagai bahan masukan bagi pihak-pihak yang berkaitan dalam upaya pengelolaan dan pelestarian ekosistem mangrove baik untuk konservasi maupun rehabilitasi di Desa Mojo. Sehingga masyarakat dan pihak yang berkewajiban dapat bekerjasama untuk menjaga kelestarian hutan mangrove serta meningkatkan nilai ekonomi hutan mangrove di Desa Mojo.

TUGAS BISNIS KEHUTANAN

  Paper   Bisnis Kehutanan                                                                Rantauprapat , Maret 202 1 BISNIS MINYAK WANGI ...